
Jakarta — Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) menerima kunjungan dari PT Oseanland Survei Indonesia dalam rangka pelaksanaan kegiatan akuisisi data geospasial di lingkungan kampus pada 13 Februari 2026. Kegiatan ini difokuskan pada pengambilan data objek pesawat udara serta hanggar yang berada di kawasan kampus sebagai bagian dari pengembangan teknologi pemodelan berbasis 3 dimensi.
Tim dari PT Oseanland Survei Indonesia yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Dharma Afri Sandi, S.T., Azhar Albiansyah, S.T., dan Reza Wastika, S.T., yang masing-masing berperan sebagai Technical Support Engineer. Kehadiran tim ini membawa teknologi akuisisi data modern yang mampu menghasilkan representasi digital objek secara presisi tinggi, yang sangat relevan dengan kebutuhan industri dirgantara saat ini.

Selama kegiatan berlangsung, tim Oseanland didampingi secara langsung oleh Sekretaris Program Studi Teknik Penerbangan Fakultas Teknik Dirgantara dan Industri (FTDI) Unsurya, Budi Aji Warsiyanto, S.T., M.T. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran akses lokasi, koordinasi teknis di lapangan, serta mendukung integrasi kegiatan dengan kebutuhan akademik di lingkungan program studi.
Dalam proses akuisisi data, tim menggunakan berbagai perangkat teknologi seperti Global Navigation Satellite System (GNSS) untuk penentuan koordinat referensi, alat pemindai berbasis LiDAR (Stonex X70GO) untuk menghasilkan data point clouds, serta kamera 360 derajat untuk dokumentasi visual dan pemetaan panoramik. Kombinasi teknologi ini memungkinkan dihasilkannya model digital yang akurat dan komprehensif dari objek pesawat dan hanggar.
Data yang diperoleh dari kegiatan ini akan diolah menjadi berbagai bentuk output, seperti model tiga dimensi pesawat, peta planimetris hanggar, serta dataset point clouds yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan. Bagi Unsurya, hasil ini memiliki nilai strategis sebagai bahan pembelajaran, penelitian, serta pengembangan inovasi di bidang desain dan konstruksi pesawat terbang.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia industri dan akademisi. Melalui kolaborasi seperti ini, mahasiswa dan dosen memiliki peluang untuk mengenal langsung teknologi terkini yang digunakan di industri, sekaligus membuka peluang kerja sama lanjutan dalam bidang geomatika, geospasial, dan rekayasa dirgantara.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Unsurya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan teknologi dan peningkatan kualitas pendidikan berbasis praktik serta kolaborasi industri, sejalan dengan visi menjadi perguruan tinggi unggulan di bidang kedirgantaraan.