
Jakarta, 6 November 2025 — Suasana hangat penuh semangat kebangsaan mewarnai pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia (AIPViKI) yang digelar di Hotel Royal Palm, Jakarta, pada tanggal 6–8 November 2025. Dalam momentum bersejarah tersebut, mahasiswa dan mahasiswi Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) menampilkan sebuah persembahan seni bertajuk “Mahakarya Nusantara”, yang berhasil memukau para peserta Rakernas dari seluruh Indonesia.

Tari “Mahakarya Nusantara” merupakan karya kolaboratif yang menggambarkan keindahan, keberagaman, dan kekuatan budaya bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Melalui gerak, musik, dan busana daerah yang kaya warna, para penari membawakan pesan tentang semangat persatuan dalam keberagaman, selaras dengan tema Rakernas AIPViKI I yang mengusung kolaborasi dan sinergi dalam penguatan pendidikan vokasi keperawatan di Indonesia.
Menurut Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNSURYA, Dr. I Dewa Ketut Kerta Widana, S.Kp., M.KKK. penampilan ini bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk ekspresi intelektual dan spiritual mahasiswa keperawatan yang memadukan nilai seni, budaya, dan kemanusiaan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan tidak hanya terampil dalam bidang ilmu dan praktik kesehatan, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme dan kecintaan terhadap budaya bangsa. Mahakarya Nusantara adalah simbol harmoni antara ilmu pengetahuan, seni, dan keindahan nilai-nilai luhur Indonesia,” ujarnya.

Acara pembukaan Rakernas AIPViKI I ini dihadiri oleh perwakilan perguruan tinggi vokasi keperawatan dari seluruh Indonesia, pejabat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (KEMENDIKTISAINTEK), Kementerian Kesehatan (KEMENKES), Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), RS SILOAM sebagai rumah sakit berskala nasional dengan standar pelayanan bertaraf internasional, serta tokoh-tokoh profesi keperawatan nasional.

Persembahan tari “Mahakarya Nusantara” menjadi salah satu momen paling berkesan yang menandai semangat kolaboratif dalam memperkuat eksistensi pendidikan vokasi keperawatan di era global. Selain persembahan seni, Rakernas AIPViKI I membahas agenda strategis pengembangan kurikulum, sertifikasi kompetensi, serta kolaborasi antara institusi pendidikan vokasi dan dunia kerja, dengan tujuan menghasilkan tenaga keperawatan yang unggul, profesional, dan berdaya saing internasional.
Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma sebagai institusi pendidikan tinggi di bawah pembinaan TNI Angkatan Udara terus berkomitmen menanamkan nilai-nilai disiplin, kedirgantaraan, dan kebangsaan kepada mahasiswa, termasuk melalui pengembangan kegiatan seni budaya sebagai bagian dari pendidikan karakter.

Penampilan tari “Mahakarya Nusantara” menjadi bukti nyata bahwa semangat kebangsaan dapat tumbuh di semua bidang, termasuk di dunia pendidikan kesehatan.
Dengan harmoni gerak dan makna, para mahasiswa UNSURYA mengingatkan bahwa keperawatan bukan hanya profesi yang menyembuhkan tubuh, tetapi juga merawat jiwa dan budaya bangsa.
Penulis:
Ns. Khaerul Amri, S.Kep., M.Kep.
Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma