
Unsurya Jakarta (WR3/PMB-30/04/2026) – Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) melalui Lembaga Pengembangan Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan (LPKIK) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Kewirausahaan Mahasiswa Program Kampus Berdampak 2026 pada 30 April 2026 yang bertempat di Super Puma, Campus C Unsurya. Kegiatan ini diikuti oleh 87 mahasiswa dari Fakultas Teknik Dirgantara dan Industri (FTDI) dengan penuh antusias dan semangat.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Selanjutnya, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Unsurya dengan penuh khidmat, mencerminkan semangat nasionalisme dan kebanggaan terhadap institusi.
Memasuki agenda berikutnya, Kepala LPKIK, Dr. Sri Yanthy, menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya LPKIK dalam mendorong mahasiswa agar memiliki keterampilan tambahan di luar akademik, khususnya dalam bidang kewirausahaan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan FTDI, Dr. Aprilia Sakti K, S.Si., M.Si. yang menegaskan pentingnya mahasiswa memiliki pola pikir inovatif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Beliau juga mendorong mahasiswa untuk berani mengambil peluang dan menjadikan ilmu yang dimiliki sebagai dasar dalam membangun usaha.
Agenda inti kegiatan diisi dengan pemaparan materi kewirausahaan dan sesi tanya jawab yang disampaikan oleh Dr. Syamsunasir, S.Sos., M.M., CFrA selaku Wakil Rektor I. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa kewirausahaan bukan hanya tentang membuka usaha, tetapi juga membentuk karakter, keberanian dalam mengambil risiko, serta kemampuan melihat peluang di tengah tantangan. Beliau juga menguraikan berbagai strategi dalam memulai usaha, mulai dari identifikasi peluang pasar, penyusunan rencana bisnis, hingga pentingnya inovasi serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha. Mahasiswa juga didorong untuk memanfaatkan berbagai program pendanaan dan pengembangan usaha yang tersedia.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, di mana mahasiswa aktif berpartisipasi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait dunia usaha dan kewirausahaan.
Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cinderamata kepada narasumber, serta pemberian penghargaan kepada Wakil Rektor I, Dr. Syamsunasir, S.Sos., M.M., CFrA, dan pihak Pegadaian atas kontribusi dan dukungannya dalam kegiatan ini, khususnya dalam penguatan literasi finansial mahasiswa. Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus simbol sinergi antara perguruan tinggi dan mitra eksternal.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan sosialisasi literasi emas yang memberikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi sejak dini. Dalam sesi ini, mahasiswa diperkenalkan pada emas sebagai salah satu instrumen investasi yang relatif stabil, serta cara memulai investasi dengan langkah yang sederhana dan terjangkau.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penutup, menandai berakhirnya seluruh agenda pembekalan kewirausahaan tersebut.
Melalui kegiatan ini, LPKIK Unsurya berharap 87 mahasiswa FTDI yang mengikuti kegiatan dapat mengembangkan potensi diri, memiliki pola pikir kewirausahaan yang kuat, serta mampu menjadi generasi muda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing tinggi. Program ini juga menjadi bagian dari implementasi Kampus Berdampak dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri.