
Jakarta Unsurya (wr3/pmb – 24/06/2026) – Fakultas Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Mekanisme Penegakan Hukum Tindak Pidana Penerbangan pada Wilayah Udara Republik Indonesia dalam Prospektif (Perspektif Pertahanan dan Keamanan Negara)” di Aula Super Puma Kampus C UNSURYA. Kegiatan ini menghadirkan para pakar hukum, akademisi, serta praktisi dari unsur pertahanan, keamanan, dan penegakan hukum untuk membahas tantangan serta strategi penguatan hukum penerbangan nasional.
Seminar nasional yang diketuai oleh Kolonel POM Anang Sanjaya, S.H., M.Han menjadi forum ilmiah yang sangat relevan di tengah meningkatnya kompleksitas aktivitas penerbangan dan kebutuhan menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami berbagai aspek hukum terkait tindak pidana penerbangan, mulai dari pelanggaran wilayah udara, kejahatan yang mengancam keselamatan penerbangan, hingga koordinasi antarinstansi dalam penegakan hukum demi mendukung sistem pertahanan dan keamanan negara.
Acara dibuka dengan Keynote Speech oleh Rektor UNSURYA, Marsda TNI (Purn) Dr. Sungkono, S.E., M.Si., CPM, yang diwakilkan oleh dekan Fakultas Hukum Bapak Marsda TNI (Purn) Dr. Sujono, S.H., M.H., C.Fr.A., CPM Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa wilayah udara merupakan salah satu aset strategis bangsa yang harus dijaga melalui regulasi yang kuat, pengawasan yang efektif, serta sinergi antara institusi pendidikan, pemerintah, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya.
Berhalangan hadir Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum. Seminar ini dimoderatori oleh Ridha Aditya, S.H., LL.M, yang memandu jalannya diskusi secara interaktif dan konstruktif. Para peserta memperoleh kesempatan untuk berdialog langsung dengan narasumber terkait berbagai isu aktual di bidang hukum penerbangan.
Adapun narasumber yang hadir dalam seminar ini berasal dari berbagai institusi strategis. Laksda TNI Farid Ma’ruf, S.H., M.H. selaku Kababinkumham TNI memaparkan aspek hukum militer dan pertahanan negara dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia. Sementara itu, AKBP Dr. Aguestiawan, S.H., M.H., Kasubid Rendiklat Reserse, menjelaskan mekanisme penyidikan dan penegakan hukum terhadap tindak pidana yang berkaitan dengan sektor penerbangan.
Pembahasan semakin komprehensif dengan paparan Marsma TNI Agus Pramono, S.H., LL.M., Ph.D., Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), yang menjelaskan pentingnya integrasi kebijakan pertahanan udara dengan sistem hukum nasional guna menghadapi berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah udara Indonesia.
Selain itu, Marsda TNI (Purn) Dr. Sujono, S.H., M.H., C.Fr.A., CPM., selaku Dekan Fakultas Hukum UNSURYA, menyampaikan perspektif akademik mengenai pengembangan regulasi penerbangan serta kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan kajian dan rekomendasi kebijakan yang mendukung penguatan hukum penerbangan nasional.
Melalui seminar nasional ini, Fakultas Hukum UNSURYA berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu hukum, khususnya hukum penerbangan, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah, aparat penegak hukum, dan institusi pertahanan dalam menjaga keselamatan penerbangan serta kedaulatan wilayah udara Republik Indonesia.
Sebagai bentuk kolaborasi antarpenguruan tinggi dalam pengembangan wawasan hukum dan kebangsaan, seminar nasional ini juga dihadiri oleh mahasiswa dari Universitas Borobudur. Kehadiran mahasiswa Universitas Borobudur memberikan warna tersendiri dalam jalannya diskusi, terutama melalui partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab yang membahas berbagai isu aktual terkait penegakan hukum tindak pidana penerbangan, kedaulatan wilayah udara, serta tantangan hukum di era perkembangan teknologi penerbangan. Partisipasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi diharapkan dapat memperluas perspektif akademik serta memperkuat jejaring keilmuan antara institusi pendidikan tinggi dalam mendukung terciptanya sumber daya manusia yang unggul di bidang hukum, pertahanan, dan keamanan negara.
Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen UNSURYA dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh.