
Unsurya Jakarta (WR3/PMB-09/01/26) – Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Pusat Studi Air Power Indonesia (PSAPI) yang diselenggarakan di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (21/1).
Mengusung tema “PSAPI Berpikir untuk Negeri: Mengelola Wilayah Udara Kedaulatan sebagai Sumber Daya Alam Strategis”, kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas peran ruang udara dan antariksa sebagai aset nasional yang memiliki nilai strategis bagi kedaulatan negara.

Dalam kegiatan tersebut, Unsurya diwakili oleh Rektor, Wakil Rektor III, Dekan Fakultas Teknologi Dirgantara dan Industri (FTDI), serta sejumlah mahasiswa. Acara dibuka dengan sambutan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, yang sekaligus menandai peringatan tujuh tahun berdirinya PSAPI.
Pada kesempatan ini, Rektor Unsurya Sungkono, menyampaikan bahwa perguruan tinggi penerbangan di Indonesia hingga saat ini masih belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Ia membandingkan dengan perguruan tinggi di negara seperti Korea Selatan dan Singapura yang telah memiliki laboratorium penerbangan canggih serta dukungan penuh dari pemerintah. “Perguruan tinggi penerbangan di Indonesia membutuhkan dukungan yang lebih serius dari pemerintah agar mampu berkembang dan bersaing secara global,” ujar Rektor Unsurya, Sungkono.

Selain dihadiri Unsurya, peringatan HUT ke-7 PSAPI ini turut dihadiri oleh lembaga pendidikan dan perguruan tinggi berbasis penerbangan dan kedirgantaraan lainnya, yaitu Politeknik Penerbangan Indonesia Curug. Dan hadir pula perwakilan perusahaan serta asosiasi yang bergerak di bidang penerbangan dan aviasi.
Acara dilanjutkan dengan orasi kebangsaan yang disampaikan oleh Chappy Hakim. Dalam orasinya, Chappy Hakim menekankan pentingnya membangkitkan semangat komunitas penerbangan Indonesia untuk mengelola kawasan udara nasional secara optimal. Ia menyoroti bahwa setelah eksploitasi sumber daya alam laut dan darat, ke depan Indonesia perlu memberi perhatian serius pada eksploitasi kekayaan ruang udara dan antariksa.

Rangkaian Acara ditutup dengan diskusi panel yang membahas gagasan serta solusi dalam menghadapi tantangan pemberdayaan sumber daya alam ruang udara dan antariksa di wilayah kedaulatan Republik Indonesia.
Dan melalui momentum HUT ke-7 PSAPI ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri penerbangan dapat semakin diperkuat demi pengelolaan wilayah udara Indonesia yang berdaulat dan berkelanjutan. (FNR)