
Jakarta, 27 November 2025 — Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) kembali membuktikan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dirgantara melalui penyelenggaraan 3rd AVINER 2025 – International Conference on Aviation Industry, Education, and Regulation, yang berlangsung pada 26–27 November 2025. Konferensi bertaraf internasional ini digelar secara hybrid, memadukan pelaksanaan luring di kampus UNSURYA dengan platform konferensi daring.

Dengan mengusung tema “Sustainability and Regulation Improvement on Aerospace Technology”, AVINER 2025 menjadi wadah kolaborasi bagi akademisi, peneliti, praktisi industri, regulator, dan pemangku kebijakan dari dalam dan luar negeri. Forum ini membahas perkembangan teknologi dirgantara, tantangan industri penerbangan modern, serta arah kebijakan yang mendukung keberlanjutan sektor kedirgantaraan.

Konferensi dibuka oleh Rektor UNSURYA, Air Vice Marshal (Ret.) Dr. Sungkono, yang menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dan kontribusi riset dalam menghadapi dinamika industri dirgantara global.
AVINER 2025 menghadirkan tiga keynote speaker nasional, yaitu:
-
Air Chief Marshal (Ret.) Chappy Hakim, Chairman of the Indonesia Center for Air Power Studies
-
Prof. Amarulla Octavian, Wakil Kepala BRIN
-
Dr. H. Henri Togar Hasibuan, Kepala LLDIKTI Wilayah III
Para pembicara memberikan pandangan strategis terkait penguatan kekuatan udara nasional, pengembangan regulasi dirgantara, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta peran riset dan inovasi dalam menghadapi tantangan global.
Sesi panel diskusi turut menghadirkan para ahli internasional dan domestik, antara lain dari Jerman, Malaysia, dan Spanyol, serta praktisi industri nasional. Diskusi dipandu oleh Ir. Alexander Ludi, MBA, Secretary General of the Indonesian Robotics Association (IRA), yang membawa pembahasan pada isu manajemen dirgantara, kecerdasan buatan, keamanan siber, serta sustainability dalam industri penerbangan.

Konferensi ini mencakup enam bidang utama: manajemen teknologi dirgantara, SDM sipil dan militer, peningkatan regulasi, artificial intelligence dan keamanan siber, serta green aviation. Makalah terpilih dalam konferensi ini berkesempatan dipublikasikan pada prosiding terindeks internasional, termasuk Scopus.
Melalui keberhasilan penyelenggaraan 3rd AVINER 2025, UNSURYA terus memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif berkontribusi dalam perkembangan teknologi dirgantara dan mendukung kemajuan industri penerbangan yang berkelanjutan.
