
Jakarta, 11 Desember 2025 — Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya). Seminar Nasional dengan tema Tinjauan Kritis KUHP Nasional dan KUHAP Baru Perspektif Hukum Pidana, Perdata, dan Kedirgantaraan. Acara ini diselenggarakan oleh Mahasiswa/Mahasiswi Program Studi Magister Hukum Fakultas Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma Angkatan VII.

Rektor Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, Marsekal Muda TNI (Purn). Dr. Sungkono, S.E., M.Si. dalam sambutan dan keynote speech mengungkapkan Indonesia sebagai negara hukum memiliki tujuan untuk melindungi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing dari tindak pidana.

Pembicara, Dr. HADIMAN, S.H., M.H., QRMP,
Kasubdit Prapenuntutan Direktorat C JAMPIDUM Kejaksaan Agung Republik Indonesia mengungkapkan Kejaksaan siap menggunakan KUHP Nasional dan KUHAP baru dalam penegakan hukum di Indonesia.

Pembicara, Adji Prakoso, S.H., M.H. Hakim Yustisial Biro Hukum dan Humas MA RI mengungkapkan Mahkamah Agung (MA) dan Badan Peradilan dibawahnya juga siap dalam penerapan KUHP Nasional dan KUHAP baru. MA juga mendukung peradilan yang modern berbasis elektronik dan berkepastian hukum.
Selain itu pembicara, Dekan Fakultas Hukum Unsurya, Marsma TNI (Purn). Dr. Sujono, S.H., M.H., CfrA memberikan rekomendasi bahwa transformasi kultur hukum terutama dari penyidik lingkungan peradilan umum (Polri) dan Peradilan Militer (Penyidik, Oditur dan Papera) untuk mematuhi acara koneksitas untuk mewujudkan negara hukum yang demokratis berdasar Pancasila dan UUD 1945.
Pembicara terakhir, Kaprodi MH Unsurya, Kol. Sus (Purn) Dr. Bambang Widarto, S.H., M.H. mengungkapkan materi asas teritorial terkait dg tindak pidana dalam pesawat Udara Indonesia dan Tindak Pidana dalam KUHP Baru dikaitkan dengan international and national aviation security legal frame work. Dr Bambang Widarto juga menyarankan regulasi penerbangan dg mempertimbangkab antara lain kedaulatan negara dan keamanan nasional.
Seminar Nasional ini dihadiri perbagai peserta dari perbagai profesi, TNI, akademisi, praktisi, mahasiswa/i Fakultas Hukum Unsurya, dan FH lainnya di luar Unsurya. Peserta sangat antusias, dan acara ini dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan hukum.