
Jakarta, 20 Januari 2026 – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (FIKes-Unsurya) melalui mahasiswa Program Studi Ners bersama dosen melaksanakan kegiatan edukasi bertajuk “Pemberdayaan Self-Protection Skill melalui Pendekatan Keperawatan Jiwa-Komunitas untuk Mencegah Kekerasan Seksual dan Kesehatan Gigi pada Anak Sekolah Dasar” di SD Angkasa 5 jln Marsmahardadi Dwikora Halim Perdana Kusuma Jakarta.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak sekolah dasar agar mampu mengenal, melindungi, dan memelihara tubuhnya sejak dini. Edukasi dilakukan dengan pendekatan keperawatan jiwa-komunitas yang menekankan pada aspek psikologis, sosial, dan kesehatan fisik anak. Dalam kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa, 20 Januari 2026, mahasiswa Ners dan dosen FIKes-Unsurya memberikan materi interaktif mengenai:
- Self-Protection Skill: bagaimana anak mengenali bagian tubuh yang harus dijaga, cara berkata “tidak” terhadap tindakan yang tidak pantas, serta langkah melapor kepada orang dewasa yang dipercaya.

- Pencegahan Kekerasan Seksual: meningkatkan kesadaran anak terhadap potensi bahaya, serta membangun keberanian untuk melindungi diri.
- Kesehatan Gigi: edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi, cara menyikat gigi yang benar, dan kebiasaan sehat untuk mencegah kerusakan gigi.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk permainan edukatif, simulasi, dan diskusi ringan sehingga anak-anak dapat memahami materi dengan cara yang menyenangkan. Selain itu, mahasiswa Ners juga melakukan pemeriksaan sederhana terkait kesehatan gigi dan untuk memberikan gambaran nyata tentang pemeliharaan gigi mahasiswa memberi contoh sikat gigi yang benar serta diikuti praktik oleh 50 orang siswa. Diharapkan dengan mempraktikkan secara langsung anak dapat menjaga kondisi kesehatan mulut anak. Dekan FIKes-Unsurya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Perguruan Tinggi dalam mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya perlindungan anak. “Kami ingin anak-anak tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki keterampilan melindungi diri dari ancaman kekerasan seksual. Dengan pendekatan jiwa-komunitas, kami berharap anak-anak lebih percaya diri dan berani menjaga tubuhnya,” ujarnya. Kepala SD Angkasa 5, Ibu Yuliani, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini: “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa dan dosen FIKes-Unsurya yang telah hadir memberikan edukasi penting bagi anak-anak kami. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar menjaga kesehatan gigi, tetapi juga memahami bagaimana melindungi diri dari tindakan yang tidak pantas. Kami berharap keterampilan ini dapat menjadi bekal berharga bagi mereka di masa depan.” Kedepannya kita bisa bekerjasama, untuk meningkatkan kesehatan peserta didik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak SD Angkasa 5 mampu menginternalisasi keterampilan perlindungan diri dan kebiasaan menjaga kesehatan gigi, sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan berdaya. Setelah kegiatan bersama dengan Kepala Sekolah SD Angkasa 5 Ibu Yuliani, Se,S.Pd Mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Profesi Ners FIKes-Unsurya

Penulis:
Ns. Sri Hunun Widiastuti, M.Kep., Sp.Kep.J.
Ns. Nawang Pujiastuti, M.Kep.,Sp.Kep.Kom
Ns. Harwina Widya Astuti, M.kep., Sp.Kep.MB.