
Jakarta, 15 Desember 2025 — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Gedung Pusat Edukasi Anti Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Pendidikan Budaya Anti Korupsi (PBAK) yang bertujuan menanamkan nilai-nilai anti korupsi kepada mahasiswa sejak dini.

Kunjungan ini diikuti oleh mahasiswa FIKES UNSURYA dan didampingi langsung oleh Wakil Dekan FIKES UNSURYA, Ns. Khaerul Amri., M.Kep. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemaparan komprehensif mengenai peran KPK dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia, serta pentingnya membangun budaya anti korupsi di lingkungan pendidikan dan profesi kesehatan.
Melalui berbagai materi edukatif, diskusi interaktif, dan pengenalan sarana edukasi anti korupsi, mahasiswa diajak untuk memahami dampak korupsi terhadap sektor publik, termasuk bidang kesehatan, serta peran strategis generasi muda sebagai agen perubahan dalam mewujudkan tata kelola yang bersih dan berintegritas.
Wakil Dekan FIKES UNSURYA, Ns. Khaerul Amri., M.Kep., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembelajaran kontekstual. “Mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di kelas, tetapi juga pengalaman langsung yang memperkuat pemahaman dan komitmen terhadap nilai-nilai anti korupsi yang sangat relevan dengan etika profesi tenaga kesehatan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, FIKES UNSURYA berharap mahasiswa mampu menginternalisasi budaya anti korupsi dan menerapkannya dalam kehidupan akademik, sosial, serta profesional di masa mendatang. Kunjungan ke Gedung Pusat Edukasi Anti Korupsi KPK ini juga menjadi wujud komitmen UNSURYA dalam mendukung upaya nasional pemberantasan korupsi melalui pendidikan karakter dan integritas.