
JAKARTA – Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) secara resmi meluncurkan kampanye anti-perundungan melalui gerakan “Stop Bullying Now!”. Inisiatif ini merupakan langkah nyata kampus dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan penuh rasa saling menghormati bagi seluruh civitas akademika.
Melalui poster dan banner edukatif yang dipasang di berbagai titik strategis kampus, FIKES Unsurya menekankan bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan selaras dengan empati.
Ilmu Tanpa Empati Adalah Kekerasan
Pesan utama dalam kampanye ini adalah pengingat keras bagi seluruh civitas akademika:
“Satu kata bisa melukai, satu sikap bisa menyelamatkan. Ilmu tanpa empati melahirkan kekerasan. Hentikan bullying di lingkungan kampus.”
Sebagai calon tenaga kesehatan, mahasiswa Fikes dididik untuk memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Perundungan, sekecil apa pun, adalah tindakan yang kontradiktif dengan nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi di dunia kesehatan.
Tiga Langkah Nyata: Speak Up, Stand Up, Stop Bullying
FIKES Unsurya mengajak seluruh mahasiswa dan staf untuk tidak menjadi penonton pasif. Kampanye ini mengusung tiga pilar aksi:
-
Speak Up: Berani bersuara dan melaporkan tindakan perundungan.
-
Stand Up: Berdiri membela dan memberi dukungan kepada korban.
-
Stop Bullying: Memutus rantai kekerasan demi masa depan kampus yang lebih baik.
Peluncuran materi edukasi dalam bentuk banner dan poster ini merupakan komitmen jangka panjang fakultas untuk memastikan setiap mahasiswa dapat belajar tanpa rasa takut. Perubahan besar dimulai dari sikap kecil kita hari ini.
Mari jadikan FIKES Unsurya sebagai pelopor kampus ramah jiwa. Stop Bullying Now!