Lab Kejiwaan (atau sering disebut Ruang Keperawatan Jiwa) di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) adalah salah satu fasilitas laboratorium yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES). Fungsinya adalah sebagai sarana praktik untuk membekali mahasiswa keperawatan dengan keterampilan khusus dalam memberikan asuhan keperawatan bagi pasien dengan gangguan jiwa dan masalah psikososial.
Fasilitas ini dirancang untuk mensimulasikan lingkungan klinis yang aman dan mendukung, tempat mahasiswa dapat mempelajari dan mempraktikkan keterampilan komunikasi terapeutik dan intervensi keperawatan kejiwaan.
Tujuan Utama Laboratorium Kejiwaan
Laboratorium Kejiwaan memiliki peran penting dalam pendidikan keperawatan di Unsurya, yaitu:
- Penguasaan Komunikasi Terapeutik: Mahasiswa dilatih menggunakan teknik komunikasi yang efektif untuk membangun hubungan saling percaya dengan pasien dengan gangguan jiwa.
- Manajemen Perilaku: Mempraktikkan cara mengelola dan menangani berbagai perilaku pasien, seperti perilaku kekerasan, halusinasi, harga diri rendah, dan isolasi sosial.
- Terapi Non-Farmakologi: Melatih pelaksanaan berbagai intervensi keperawatan jiwa, termasuk Terapi Aktivitas Kelompok (TAK).
Fasilitas dan Kegiatan Praktikum
Meskipun detail spesifik perlengkapan dapat bervariasi, Lab Keperawatan Jiwa umumnya dilengkapi dengan sarana yang mendukung simulasi perawatan pasien kejiwaan.
1. Fasilitas Fisik
- Ruangan Simulasi: Dirancang menyerupai ruang rawat inap atau ruang pertemuan di rumah sakit jiwa. Desain interior biasanya mempertimbangkan aspek keamanan, seperti tidak memiliki sudut tajam, perabot yang permanen (built-in), dan warna-warna yang teduh untuk menciptakan kesan tenang.
- Tempat Tidur Pasien: Digunakan untuk simulasi asuhan keperawatan individu.
- Peralatan Restrain: Alat peraga untuk melatih prosedur pemasangan restrain (pengikatan) secara aman dan etis, jika diperlukan untuk pasien yang berisiko mencederai diri sendiri atau orang lain.
- Set Terapi Aktivitas Kelompok (TAK): Area atau peralatan pendukung untuk pelaksanaan kegiatan kelompok, yang merupakan salah satu modalitas penting dalam keperawatan jiwa.
2. Kegiatan Praktikum (Contoh Topik)
Mahasiswa menggunakan lab ini untuk melakukan skill lab dengan topik-topik utama Keperawatan Jiwa, seperti:
- Pengkajian Keperawatan Jiwa: Melakukan wawancara dan pengkajian komprehensif.
- Intervensi Krisis: Melatih manajemen pasien dengan risiko Perilaku Kekerasan atau Percobaan Bunuh Diri.
- Manajemen Gejala: Melatih strategi untuk membantu pasien mengatasi masalah Halusinasi, Isolasi Sosial, dan Harga Diri Rendah.
- Pelaksanaan Terapi: Memimpin dan mendokumentasikan sesi Terapi Aktivitas Kelompok (TAK).
