General Information
Program Studi S1 Ilmu Hukum di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) menawarkan pendekatan pendidikan hukum yang komprehensif dengan keunggulan spesifik pada Hukum Kedirgantaraan. Selain mempelajari fondasi hukum konvensional seperti Hukum Perdata, Hukum Pidana, dan Hukum Tata Negara, kurikulumnya dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai regulasi penerbangan dan ruang angkasa. Hal ini memberikan nilai tambah yang unik, mengingat posisi Unsurya yang berada di bawah naungan Yayasan Adi Upaya, Yayasan yang dibina oleh TNI AU, sehingga lulusannya memiliki daya saing khusus di sektor industri strategis tersebut.
Program Studi Ilmu Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma bertujuan mencetak lulusan yang memiliki pemahaman mendalam tentang sistem hukum nasional dan internasional, serta mampu menerapkan prinsip keadilan, etika, dan profesionalisme dalam berbagai bidang hukum. Dengan kurikulum yang adaptif terhadap dinamika hukum dan didukung oleh dosen praktisi maupun akademisi, program ini mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan di dunia hukum secara kritis dan solutif.
Selain aspek teoretis, program ini sangat menekankan pada pengembangan keterampilan praktis dan etika profesi untuk mencetak praktisi hukum yang berintegritas. Mahasiswa difasilitasi dengan kegiatan seperti peradilan semu (moot court) untuk mengasah kemampuan litigasi dan analisis kasus secara riil. Selain itu, FH Unsurya juga memiliki ruang podcast yang dapat dipergunakan oleh Dosen, Mahasiswa, dan Tamu untuk melakukan diskusi mendalam berbasis ilmiah seputar topik atau peraturan perundang-undangan di Indonesia. Dengan kombinasi materi hukum umum dan spesialisasi kedirgantaraan, lulusan S1 Ilmu Hukum Unsurya dipersiapkan untuk berkarier di berbagai instansi pemerintah, firma hukum, perusahaan maskapai penerbangan, hingga otoritas bandar udara di tingkat nasional maupun internasional.
Job Prospects
Lulusan Ilmu Hukum memiliki peluang karier yang luas, di antaranya sebagai advokat, jaksa, hakim, notaris, legal officer di perusahaan swasta dan BUMN, konsultan hukum, penyidik pegawai negeri sipil (PPNS), maupun bekerja di lembaga pemerintahan, kepolisian, TNI, serta lembaga swadaya masyarakat. Selain itu, lulusan juga dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang profesi dan magister untuk memperluas cakupan keahlian di bidang hukum.
Profile
Lulusan Program Studi S1 Ilmu Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) dibekali dengan kompetensi utama sebagai praktisi hukum yang profesional, beretika, dan menguasai dasar-dasar hukum nasional secara komprehensif. Mereka memiliki kemampuan dalam melakukan penelusuran hukum, menganalisis berbagai problematika hukum di masyarakat, serta menyusun dokumen hukum teknis seperti kontrak, gugatan, dan pendapat hukum (legal opinion). Penguasaan hukum materiil dan formil ini dipersiapkan agar lulusan mampu berkarier secara adaptif di berbagai sektor, mulai dari instansi pemerintah, lembaga peradilan, hingga perusahaan swasta.
Ciri khas yang membedakan kompetensi lulusan Unsurya terletak pada keunggulan spesifik di bidang Hukum Kedirgantaraan (Hukum Udara dan Ruang Angkasa). Lulusan tidak hanya memahami hukum secara umum, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam mengenai regulasi penerbangan, keamanan kedirgantaraan, serta aspek hukum internasional yang berkaitan dengan wilayah udara. Kompetensi khusus ini memberikan nilai tambah strategis bagi lulusan untuk mengisi peran-peran krusial dalam industri penerbangan, otoritas bandar udara, serta lembaga pertahanan dan keamanan nasional.
Penerapan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) pada Program Studi S1 Ilmu Hukum di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) kini diselaraskan dengan Permendikbudristek No. 39 Tahun 2025 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Kurikulum ini berfokus pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang spesifik, di mana mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori hukum normatif, tetapi juga memiliki kompetensi nyata yang terukur sesuai profil profesional mandiri. Dalam visi keilmuan prodi S1 Ilmu Hukum Unsurya, orientasi OBE diarahkan pada penguasaan hukum kedirgantaraan, hukum udara, dan hukum ruang angkasa, sehingga setiap mata kuliah dirancang untuk menghasilkan luaran (output) berupa kemampuan analisis legal dan pemecahan masalah konkret yang relevan dengan kebutuhan industri dirgantara dan pertahanan nasional.
Sesuai dengan mandat regulasi terbaru, transformasi kurikulum OBE di FH Unsurya mengintegrasikan fleksibilitas proses belajar melalui metode Case Method dan Team-Based Project. Penilaian dalam kurikulum ini beralih dari sekadar ujian tulis menjadi penilaian berbasis portofolio dan performansi yang mencerminkan kesiapan kerja di dunia hukum modern. Hal ini mencakup penguasaan teknologi hukum digital (legal-tech) dan kemampuan advokasi internasional. Dengan mengikuti standar Permendikti No. 39 Tahun 2025, prodi S1 Ilmu Hukum memastikan bahwa setiap lulusan memiliki rekognisi kompetensi yang akuntabel, baik di tingkat nasional maupun global, melalui siklus perbaikan berkelanjutan (Continuous Quality Improvement) yang berbasis pada umpan balik pemangku kepentingan industri.
Head of Study Program
